Aku suka banget sama yang namanya Manga! Meskipun aku nggak punya koleksi komik atau fanatic terhadap satu komik tertentu dan nggak terlalu up to date juga dengan komik-komik yang beredar saat ini, tapi aku suka manga. Aku suka manga. aku suka dengan wajah dan karakter ala manga. Mata yang besar dan banyak “pernak-pernik”-nya, hidung mancung yang cuma digambar dengan sebuah garis, bibir mungil, gaya rambut yang unik dan postur tubuh yang kurus-tinggi. Cute banget deh! Then, karena kurang puas hanya melihat dan mengagumi tokoh buatan pengarang kartun Jepang itu. Aku mulai coba-coba menggambar sendiri, tepatnya saat aku duduk di bangku SD. Yah, namanya juga anak SD, tau sendirilah gambarnya kayak apa, mata yang Cuma digambar dengan sebuah titik tebal. Waktu itu mamaku yang mengajari aku. Awalnya hanya untuk tugas kesenian, tapi lama-lama aku ketagihan. Aku ingat, tokoh kartun kesukaanku dulu adalah Sailormoon. Dia kelihatan cantik. Mamoru juga ganteng:D
Sejak itu aku mulai menggambar, SD, SMP dan SMA. Menggambar itu seperti me-refresh otak buatku. Memang sih, otak butuh glukosa sebagai bahan bakarnya, tapi otakku juga butuh refreshing, yaitu menggambar. Contohnya saja, aku menggambar di buku pelajaran saat bosan dengan teori-teori sekolah dan kampus, aku menggambar di kertas-entah punya siapa-yang aku temukan tiba-tiba dan aku juga menggambar di meja kelas. Tapi yang itu jangan di contoh. Karena akibatnya, aku sama sekali nggak paham apa kata-kata guruku dan saat SMP nilaiku hanya punya grade ‘cukup’. Saat SMA aku mulai mengurangi kadar menggambarku karena aku tahu hidupku bukan cuma kuabdikan untuk menggambar. Apalagi cita-citaku itu sangat banyak:D
Saat-saat kuliah adalah saat-saat dimana aku stress berat! Aku dijejali dengan segudang teori dan hapalan, juga pemahaman yang harus benar-benar kupahami, serta tugas-tugas yang bikin aku jadi flu, yah, flu karena stress. Aku sempat berpikir, inikah jurusan yang aku inginkan? Tapi sudahlah, meskipun awalnya merasa nyasar, lama-kelamaan aku juga menyukai bidangku ini. Yup, aku kuliah di jurusan gizi kesehatan FKUB dan aku sadar sekarang ini aku semakin jauh dengan ‘manga’-ku. Manga… manga… where are you, beib??
Akhirnya, pada suatu hari saat aku mencari gambar manga untuk background desktop laptopku, aku menemukan secercah harapan baru, harapan bagi otakku yang sudah lama nggak aku kasih makanan yang bernama ‘manga’. Vampire Knight, itu judul gambarnya. Aku bener-bener excited dengan detail yang indah. Hino Matsuri menggambarkannya dengan sangat bagus. Aku suka gaya rambut yang tipis, lembut, berhelai-helai seperti tersibak angin; mata yang besar dan tajam dengan hanya member sentuhan pada penebalan garisnya… aku suka gambar ala Hino Matsuri, tapi satu yang kurang sreg di hatiku, yaitu tangan yang digambar pada komik Vampire Knight itu lebih besar bila dibandingkan dengan anatomi tubunhnya. Mungkin itu ciri khasnya gambaran Hino, I appreciate that! Oh ya, gambar di atas adalah gambar Vampire Knight, cool!
Lalu aku memutuskan untuk menggambar lagi, tapi kujadwal, yaitu pada waktu luangku. Thanks Hino, you’ve taken me inside to may little world, no… not world, to my little corner.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar